Camarilla Pivot Points
Indikator TeknikalPivot points 8 level (S1-S4, R1-R4). Fokus trading range lebih sempit dari standard pivot.
Apa itu Camarilla Pivot Points?
Camarilla Pivot Points adalah varian dari Pivot Points yang dikembangkan oleh Nick Stott pada tahun 1989, menggunakan rumus yang berbeda untuk menghitung level Support (Dukungan) dan Resistance (Hambatan). Berbeda dari pivot points klasik yang hanya memiliki 3 level support dan 3 level resistance, Camarilla menyediakan 8 level total: S1-S4 dan R1-R4. Level-level Camarilla dihitung dengan mengalikan range (high-low) hari sebelumnya dengan konstanta spesifik, menghasilkan level-level yang biasanya lebih dekat dengan harga saat ini dibanding pivot points klasik.
Strategi Trading Camarilla
Strategi klasik Camarilla sangat spesifik: (1) ketika harga pembukaan di antara S3 dan R3 (zona range), strategi range trading - buy di S3 dengan target R3, atau sell di R3 dengan target S3; (2) ketika harga pembukaan di atas R3 atau di bawah S3, strategi breakout - buy di R4 breakout atau sell di S4 breakdown; (3) level R3 dan S3 bertindak sebagai batas yang biasanya ditolak, sementara R4 dan S4 adalah zona breakout. Strategi ini memberikan aturan trading yang sangat sistematis dan mekanikal.
Camarilla untuk Day Trading
Camarilla Pivot Points sangat populer di kalangan Day Trading dan Scalping karena level-nya dihitung fresh setiap hari berdasarkan data hari sebelumnya, memberi trader framework yang jelas untuk sesi trading hari tersebut. Ini cocok untuk pair Pair Mayor seperti EUR/USD dan GBP/USD yang memiliki range harian konsisten. Trader Indonesia yang trading siang hari dari rumah bisa mengatur Camarilla Pivot Points sebelum sesi London dimulai (14:00 WIB) dan trading dengan aturan yang disiplin. Lihat Panduan Pemula.