ForexVue

Pivot Points

Indikator Teknikal

Level teknikal dihitung dari high, low, close hari sebelumnya. Identifikasi support/resistance.

Apa itu Pivot Points?

Pivot Points adalah level teknikal yang dihitung secara matematis dari harga tertinggi (H), terendah (L), dan penutupan (C) hari sebelumnya. Rumus dasar: PP = (H + L + C) / 3. Dari titik pivot utama ini, trader menghitung tiga level Support (Dukungan) (S1, S2, S3) di bawah dan tiga level Resistance (Hambatan) (R1, R2, R3) di atas. Pivot points berguna karena memberikan level objektif yang sama untuk semua trader, sehingga sering menjadi self-fulfilling prophecy di pasar.

Strategi Trading dengan Pivot Points

Aturan umum: harga di atas PP = bias bullish, cari peluang Long (Beli) dengan target R1, R2, R3. Harga di bawah PP = bias bearish, cari Short (Jual) dengan target S1, S2, S3. R1 dan S1 sering bertindak sebagai support/resistance pertama yang paling kuat. Breakout di atas R2 atau di bawah S2 menandakan momentum tren kuat. Pivot points paling efektif untuk Day Trading dan Scalping di timeframe M15-H1.

Variasi Pivot Points

Selain pivot standard, ada Camarilla Pivot Points (8 level, lebih sempit, cocok range trading) dan Fibonacci Pivot Points (menggunakan rasio Fibonacci). Trader Indonesia yang aktif di sesi London-NY (20:00-24:00 WIB) umumnya menggunakan pivot standard atau Camarilla untuk EUR/USD dan USD/JPY. Indikator pivot otomatis tersedia di MetaTrader dan TradingView. Lihat Waktu terbaik trading.