MACD (Moving Average Convergence Divergence)
Indikator TeknikalIndikator tren dan momentum yang menggabungkan dua exponential moving average dan satu signal line. Salah satu indikator paling populer di kalangan trader Forex Indonesia.
Apa itu MACD?
MACD (Moving Average Convergence Divergence) adalah salah satu indikator analisis teknikal paling populer dan banyak dipakai trader Forex di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. MACD dihitung dengan mengurangi Exponential Moving Average (EMA) 26 periode (EMA 26) dari EMA 12. Hasilnya adalah garis MACD. Di atasnya digambar signal line, yaitu EMA 9 dari garis MACD. Selisih keduanya ditampilkan sebagai histogram berwarna, yang membantu memvisualisasikan kekuatan momentum.
Cara Membacanya
Ada tiga sinyal utama. Crossover: garis MACD memotong signal line ke atas = bullish (sinyal beli), memotong ke bawah = bearish (sinyal jual). Centerline cross: MACD memotong garis nol ke atas = Uptrend kuat, ke bawah = Downtrend kuat. Divergence: harga membuat high baru tapi MACD tidak, sering jadi sinyal awal pembalikan tren yang akan datang.
Kapan MACD Bekerja Paling Baik
MACD paling efektif di pasar trending dan kurang baik di pasar sideways/ranging, di mana sering memberi sinyal palsu. Banyak trader Indonesia menggabungkannya dengan RSI (Relative Strength Index), Moving Average (MA), atau Support (Dukungan)/Resistance (Hambatan) untuk konfirmasi. Setting default 12, 26, 9 cocok untuk swing trading dan day trading. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Moving Average (MA)
Indikator yang menghitung rata-rata harga dalam sejumlah periode tertentu. Digunakan untuk mengidentifikasi arah tren dan sebagai support/resistance dinamis.
Exponential Moving Average (EMA)
Rata-rata berbobot yang memberi bobot lebih pada harga terbaru. Bereaksi lebih cepat dari SMA.
RSI (Relative Strength Index)
Indikator momentum yang mengukur kecepatan dan arah perubahan harga dalam skala 0-100. Di atas 70 menandakan overbought, di bawah 30 menandakan oversold.
Momentum Indicator
Mengukur kecepatan perubahan harga. Identifikasi tren menguat atau melemah.