Rate of Change (ROC)
Indikator TeknikalIndikator momentum mengukur persentase perubahan harga dari n periode lalu.
Apa itu Rate of Change?
Rate of Change (ROC) adalah indikator momentum sederhana yang mengukur persentase perubahan harga saat ini dibandingkan dengan harga n periode sebelumnya. Formula: ROC = ((Harga sekarang - Harga n periode lalu) / Harga n periode lalu) x 100 persen. Hasilnya adalah oscillator yang berfluktuasi di atas dan di bawah garis nol. ROC positif berarti harga saat ini lebih tinggi dari n periode lalu, menandakan momentum bullish. ROC negatif berarti harga lebih rendah, menandakan momentum bearish. Periode yang umum digunakan adalah 10, 14, atau 20.
Perbedaan ROC dan RSI
Meskipun ROC dan RSI (Relative Strength Index) sama-sama indikator momentum, mereka memiliki perbedaan penting: (1) ROC tidak memiliki batas atas atau bawah (unbounded), nilainya bisa 50 persen atau bahkan 100 persen di pasar yang sangat volatil; (2) RSI dibatasi antara 0 dan 100 dan menyediakan level overbought/oversold yang jelas; (3) ROC lebih sensitif terhadap pergerakan besar karena tidak ada smoothing; (4) RSI lebih mudah diinterpretasi untuk pemula. ROC lebih berguna untuk mengukur kekuatan absolut momentum, sementara RSI lebih berguna untuk mengidentifikasi kondisi overbought/oversold.
Strategi Trading ROC
Beberapa strategi menggunakan ROC: (1) Zero line cross - buy saat ROC cross ke atas garis nol, sell saat cross ke bawah; (2) Divergence - mencari divergence antara ROC dan harga sebagai sinyal pembalikan potensial; (3) Ekstrem momentum - ROC sangat tinggi (misalnya 10 persen di EUR/USD 14-hari) menandakan pasar mungkin overbought dan koreksi akan datang. Trader Indonesia yang menggunakan ROC sebaiknya kombinasikan dengan indikator tren untuk filter. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Momentum Indicator
Mengukur kecepatan perubahan harga. Identifikasi tren menguat atau melemah.
RSI (Relative Strength Index)
Indikator momentum yang mengukur kecepatan dan arah perubahan harga dalam skala 0-100. Di atas 70 menandakan overbought, di bawah 30 menandakan oversold.
MACD (Moving Average Convergence Divergence)
Indikator tren dan momentum yang menggabungkan dua exponential moving average dan satu signal line. Salah satu indikator paling populer di kalangan trader Forex Indonesia.