Rectangle
Pola ChartHarga bergerak antara support dan resistance horizontal. Bisa breakout kedua arah.
Apa itu Rectangle Pattern?
Rectangle Pattern adalah pola chart Consolidation di mana harga bergerak dalam range horizontal antara dua level Support (Dukungan) dan Resistance (Hambatan) yang relatif datar atau paralel horizontal. Visualnya, pola ini menciptakan bentuk kotak (rectangle) yang jelas di chart, dengan harga memantul berulang-ulang antara dua batas tersebut. Rectangle adalah salah satu pola paling sederhana dan mudah diidentifikasi, dan sering muncul ketika pasar "mengambil napas" setelah pergerakan besar sebelum melanjutkan ke arah berikutnya.
Rectangle Continuation vs Reversal
Rectangle bisa menjadi continuation pattern (harga melanjutkan tren sebelumnya setelah breakout) atau reversal pattern (harga berbalik arah). Statistik menunjukkan rectangle lebih sering continuation pattern saat muncul di tengah-tengah tren yang sudah jelas: dalam Uptrend, rectangle biasanya dibreak ke atas; dalam Downtrend, biasanya dibreak ke bawah. Reversal rectangle lebih jarang tapi bisa terjadi di puncak atau dasar tren yang matang. Durasi pembentukan rectangle bervariasi dari beberapa hari sampai beberapa bulan tergantung timeframe.
Strategi Trading Rectangle
Dua strategi utama: (1) Range trading di dalam rectangle - buy saat harga mencapai support, sell saat mencapai resistance. Ini menghasilkan banyak trade kecil dan cocok untuk Day Trading; (2) Breakout trading - tunggu harga menembus salah satu sisi rectangle dengan candle close jelas dan volume tinggi, lalu entry searah breakout. Target proyeksi: ukur tinggi rectangle dan proyeksikan dari titik breakout. Stop Loss di sisi berlawanan rectangle. Trader Indonesia bisa memakai rectangle di XAU/USD dan EUR/USD di timeframe H4. Lihat Panduan Pemula.