Shooting Star (Bintang Jatuh)
Pola CandlestickCandle pembalikan turun: body kecil bawah, shadow atas panjang. Di puncak uptrend.
Apa itu Shooting Star?
Shooting Star adalah pola candlestick-patterns bearish reversal yang muncul di puncak sebuah Uptrend. Bentuknya: body kecil di bagian bawah range, shadow atas panjang minimal dua kali body, dan shadow bawah pendek atau tidak ada. Secara visual mirip dengan Inverted Hammer, tapi posisinya berbeda. Inverted hammer muncul di dasar Downtrend, sedangkan shooting star di puncak uptrend sebagai sinyal pembalikan turun.
Cara Membaca Sinyalnya
Selama periode candle tersebut, pembeli berhasil mendorong harga jauh ke atas, tapi penjual masuk dan menekan harga kembali turun sehingga penutupan mendekati pembukaan. Ini menandakan pembeli kehilangan kontrol dan potensi pembalikan ke bawah. Shooting star paling kuat saat terbentuk tepat di level Resistance (Hambatan) kunci, di level Fibonacci Retracement 61,8 persen, atau selama sesi London-NY (20:00-24:00 WIB) saat volume forex puncak.
Strategi untuk Trader Indonesia
Jangan entry di candle yang sama. Tunggu candle konfirmasi bearish berikutnya yang tutup di bawah body shooting star. Entry di pembukaan candle ketiga, Stop Loss sedikit di atas high shadow, target minimal dua kali risk di level Support (Dukungan) berikutnya. Pada akun BAPPEBTI atau akun syariah swap-free, timeframe H4 dan D1 memberi sinyal paling andal. Hindari timeframe M5 karena banyak false signal. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Hanging Man
Bentuk sama dengan hammer tapi di puncak uptrend. Sinyal pembalikan turun.
Inverted Hammer
Candle pembalikan naik dengan body kecil bawah, shadow atas panjang. Di dasar downtrend.
Evening Star
Pola 3 candle pembalikan turun: candle naik panjang + candle kecil + candle turun panjang. Kebalikan morning star.
Gravestone Doji
Doji dengan shadow atas panjang, tanpa shadow bawah. Pembalikan turun di puncak uptrend.