Double Bottom
Pola ChartPembalikan naik bentuk W. Harga test support 2x tidak tembus.
Apa itu Double Bottom?
Double Bottom adalah kebalikan dari Double Top: pola pembalikan naik yang membentuk huruf "W" di chart. Harga turun menyentuh Support (Dukungan), kemudian rebound ke resistance (neckline), lalu turun lagi mencoba menembus support tapi gagal dan akhirnya berbalik naik. Dua dasar yang kira-kira sama rendah menandakan penjual sudah kehabisan tenaga, dan pembeli mulai mengambil alih. Pola ini biasanya muncul di akhir Downtrend dan menjadi sinyal awal pembalikan naik.
Validasi dan Entry
Pola belum terkonfirmasi sampai harga break neckline (resistance antara dua dasar) ke atas dengan candle penutupan kuat. Konfirmasi tambahan: volume meningkat saat break, divergensi bullish di RSI (Relative Strength Index) atau MACD (Moving Average Convergence Divergence) antara dua dasar. Entry Long (Beli) bisa dilakukan saat break neckline, atau lebih konservatif tunggu retest neckline yang kini bertindak sebagai support baru. Stop Loss dipasang di bawah dasar kedua.
Target Profit dan Strategi
Target harga: ukur jarak dari dasar ke neckline, lalu proyeksikan sama besarnya ke atas dari titik break. Contoh: dasar di 1,0750, neckline di 1,0850, jarak 100 Pip, target = 1,0850 + 100 = 1,0950. Trader Indonesia yang aktif di sesi London-NY (20:00-24:00 WIB) sering menemukan pola ini di USD/JPY dan EUR/USD. Risk-Reward Ratio (R:R) 1:2 menjadikannya salah satu setup favorit Swing Trading. Lihat Panduan Pemula.