Keltner Channel
Indikator TeknikalMirip Bollinger Bands tapi pakai ATR untuk band atas/bawah.
Apa itu Keltner Channel?
Keltner Channel adalah indikator volatilitas yang mirip dengan Bollinger Bands, tapi menggunakan Average True Range (ATR) (ATR) bukan standard deviation untuk menentukan jarak band atas dan bawah dari garis tengah. Garis tengah biasanya adalah Exponential Moving Average (EMA) 20, dengan band atas = EMA 20 + 2 x ATR dan band bawah = EMA 20 - 2 x ATR. Karena memakai ATR, Keltner Channel bereaksi lebih halus terhadap perubahan volatilitas pasar dibanding Bollinger Bands tradisional.
Cara Membaca Keltner
Harga di atas band atas Keltner menandakan momentum bullish sangat kuat dan Overbought, sementara di bawah band bawah menandakan bearish kuat dan Oversold. Garis tengah EMA 20 sering menjadi target pullback dalam Tren yang sehat. Ketika harga bergerak keluar dari channel, trader bisa menunggu return ke tengah untuk entry continuation, atau mencari fade di level band jika pasar sedang dalam fase Range yang jelas.
Keltner-Bollinger Squeeze
Strategi paling terkenal yang menggabungkan Keltner Channel adalah Bollinger Squeeze dari John Carter: ketika Bollinger Bands menyempit dan masuk ke dalam Keltner Channel, itu menandakan kompresi volatilitas yang ekstrem dan Breakout besar akan segera terjadi. Entry searah breakout saat Bollinger keluar dari Keltner. Trader Indonesia cocok memakai setup ini di timeframe H1 dan H4 pada XAU/USD dan EUR/USD yang sering konsolidasi sebelum gerakan besar. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Bollinger Bands
Indikator volatilitas yang menggunakan satu moving average dengan dua band berjarak 2 standar deviasi di atas dan bawah. Mengukur seberapa jauh harga sudah bergerak.
Donchian Channel
Menampilkan harga tertinggi dan terendah dalam n periode. Basis Turtle Trading System.
Average True Range (ATR)
Indikator mengukur volatilitas rata-rata. Menentukan jarak stop loss dan take profit.