ForexVue

On-Balance Volume (OBV)

Indikator Teknikal

Indikator volume kumulatif. Tambah volume saat harga naik, kurang saat turun. Konfirmasi tren.

Apa itu On-Balance Volume?

On-Balance Volume (OBV) adalah indikator teknikal berbasis volume yang diciptakan oleh Joseph Granville pada 1960-an untuk mengukur aliran volume kumulatif dan memprediksi perubahan harga. OBV bekerja berdasarkan premis sederhana: volume mendahului harga. Ketika harga naik di suatu hari, volume hari itu ditambahkan ke total kumulatif OBV. Ketika harga turun, volume dikurangkan. Ketika harga tetap (unchanged), OBV tidak berubah. Hasilnya adalah garis kumulatif yang nilainya kurang penting dibanding arah dan slope-nya.

Cara Membaca OBV

Interpretasi OBV: (1) OBV naik bersama harga = konfirmasi Uptrend yang sehat dengan volume mendukung; (2) OBV turun bersama harga = konfirmasi Downtrend; (3) OBV naik sementara harga sideways atau turun = divergence positif, menandakan akumulasi diam-diam dan potensi breakout bullish; (4) OBV turun sementara harga naik = divergence negatif, menandakan distribusi dan potensi reversal bearish. Arah OBV lebih penting dari nilai absolutnya - yang penting adalah trend OBV dari waktu ke waktu.

OBV di Pasar Forex

Di forex yang tidak memiliki data volume terpusat seperti saham, OBV menggunakan tick volume sebagai proxy. Meskipun tick volume bukan volume transaksi sebenarnya, korelasinya dengan aktivitas institusional di pair Pair Mayor cukup tinggi untuk membuat OBV tetap berguna. Trader Indonesia bisa menggunakan OBV di MetaTrader sebagai indikator konfirmasi tren dan pendeteksi Divergence. Paling efektif di timeframe H4 dan D1 pada pair mayor dengan tick volume tinggi seperti EUR/USD dan GBP/USD. Lihat Panduan Pemula.