ForexVue

Accumulation/Distribution (A/D)

Indikator Teknikal

Indikator volume mengukur aliran uang masuk (akumulasi) dan keluar (distribusi). Konfirmasi tren.

Apa itu Accumulation/Distribution?

Accumulation/Distribution Line (A/D) adalah indikator volume yang dirancang untuk mengukur aliran uang kumulatif masuk atau keluar dari suatu aset dari waktu ke waktu. Indikator ini dibuat oleh Marc Chaikin dan menggabungkan harga dan volume untuk mengungkap bagaimana "smart money" sedang berperilaku. A/D Line yang naik menandakan akumulasi (aliran uang masuk), menunjukkan bahwa pembeli dominan. A/D Line yang turun menandakan distribusi (aliran uang keluar), menunjukkan bahwa penjual dominan. Formula: menggunakan posisi penutupan dalam range H-L dikali volume yang kemudian diakumulasi secara kumulatif.

Cara Membaca A/D Line

Interpretasi A/D Line: (1) A/D naik bersama harga naik = konfirmasi Uptrend yang sehat; (2) A/D naik sementara harga sideways = akumulasi diam-diam oleh smart money, potensi breakout bullish; (3) A/D turun saat harga naik = Divergence bearish, tanda peringatan pembalikan; (4) A/D turun bersama harga = konfirmasi Downtrend; (5) A/D datar = distribusi atau akumulasi minimal. Trader institusional sering menggunakan A/D Line untuk konfirmasi analisis volume karena indikator ini lebih andal dari volume raw saja.

A/D Line di Forex

Di forex yang tidak memiliki data volume sentral, A/D Line dihitung menggunakan tick volume sebagai proxy, yang membuat sinyalnya kurang akurat dibanding di saham. Namun, A/D Line di tick volume masih berguna untuk mendeteksi divergence dan konfirmasi tren di pair mayor yang memiliki tick volume tinggi seperti EUR/USD dan GBP/USD. Trader Indonesia bisa menggunakan A/D Line sebagai filter sekunder bersama RSI (Relative Strength Index) atau MACD (Moving Average Convergence Divergence). Paling efektif di timeframe H4 dan D1 untuk analisis tren jangka menengah. Lihat Panduan Pemula.