Take Profit
Jenis OrderOrder otomatis menutup posisi saat harga mencapai target profit. Mengunci keuntungan.
Apa itu Take Profit?
Take Profit (TP) adalah order yang menutup posisi secara otomatis saat harga mencapai target keuntungan yang Anda tentukan sebelumnya. TP penting karena menghilangkan faktor emosi dan keserakahan dari proses trading: saat harga mencapai level TP, posisi langsung tutup dan profit terkunci. Untuk posisi Long (Beli), TP dipasang di atas harga masuk; untuk posisi Short (Jual), TP di bawah.
Menyeimbangkan TP dan SL
TP harus selalu dikaitkan dengan Stop Loss. Aturan profesional: Risk-Reward Ratio (R:R) minimal 1:2, artinya TP minimal dua kali jarak SL. Contoh: beli EUR/USD di 1,0850, SL di 1,0820 (30 Pip risiko), TP di 1,0910 (60 pip target). Walau hanya 40% trade Anda menang, Anda tetap profit. Gunakan Kalkulator Profit/Loss untuk hitung target dalam rupiah.
Memasang TP di Level Teknikal
TP paling efektif dipasang di level teknikal logis: dekat Resistance (Hambatan) untuk posisi long, dekat Support (Dukungan) untuk short, atau di level Fibonacci Retracement 61,8%/78,6%. Trader Indonesia pemula sering terlalu serakah dan memasang TP terlalu jauh sehingga jarang tersentuh. Baca Panduan Pemula untuk strategi penentuan TP yang realistis.
Istilah Terkait
Stop Loss
Order otomatis menutup posisi saat harga bergerak berlawanan ke level tertentu. Membatasi kerugian maksimum.
Risk-Reward Ratio (R:R)
Rasio antara jumlah risiko yang Anda ambil dan potensi keuntungan dari sebuah trade. R:R 1:2 berarti Anda risiko 1 unit untuk target 2 unit profit.
Limit Order
Order yang dieksekusi hanya di harga tertentu atau lebih baik. Buy limit di bawah harga, sell limit di atas.
Trailing Stop
Stop loss yang bergerak mengikuti harga saat trade profit. Melindungi keuntungan sambil membiarkan posisi berjalan.