Trailing Stop
Jenis OrderStop loss yang bergerak mengikuti harga saat trade profit. Melindungi keuntungan sambil membiarkan posisi berjalan.
Apa itu Trailing Stop?
Trailing stop adalah jenis Stop Loss khusus yang bergerak mengikuti harga secara otomatis saat posisi Anda dalam kondisi profit, tetapi tidak akan bergerak balik saat harga berbalik. Fungsinya: mengunci profit sambil tetap membiarkan posisi berjalan jika tren berlanjut. Ini adalah alat favorit trader Trend Following dan Swing Trading untuk memaksimalkan keuntungan di pergerakan besar.
Cara Kerja Trailing Stop
Contoh: Anda buka long EUR/USD di 1,0850 dengan trailing stop 30 Pip. Awalnya SL di 1,0820. Saat harga naik ke 1,0900 (naik 50 pip), trailing stop otomatis bergeser ke 1,0870, mengunci profit 20 pip. Jika harga terus naik ke 1,0950, SL pindah lagi ke 1,0920 (profit terkunci 70 pip). Tapi jika harga turun dari 1,0950 ke 1,0920, SL tidak bergerak balik dan posisi tertutup di 1,0920 dengan profit 70 pip.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan: lindungi profit otomatis tanpa perlu memantau chart terus-menerus, cocok untuk trader Indonesia yang sibuk bekerja dan hanya bisa trading di malam hari. Kekurangan: trailing stop yang terlalu sempit sering terkena pullback normal dan menutup posisi terlalu cepat. Di MetaTrader 4/5, trailing stop hanya aktif saat platform dibuka; gunakan server-side trailing stop dari broker jika tersedia. Sesuaikan jarak trailing dengan Average True Range (ATR) agar tidak terkena noise. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Stop Loss
Order otomatis menutup posisi saat harga bergerak berlawanan ke level tertentu. Membatasi kerugian maksimum.
Take Profit
Order otomatis menutup posisi saat harga mencapai target profit. Mengunci keuntungan.
Stop Order
Order yang menjadi market order saat harga mencapai level tertentu. Buy stop di atas harga, sell stop di bawah.