Triple Top
Pola ChartPembalikan turun. Harga test resistance 3x gagal. Lebih kuat dari double top.
Apa itu Triple Top?
Triple Top adalah pola chart pembalikan bearish yang terbentuk ketika harga menguji level Resistance (Hambatan) horizontal yang sama sebanyak tiga kali dan gagal menembusnya dalam setiap kali percobaan. Setelah percobaan ketiga gagal, harga akhirnya menembus level support (disebut neckline) yang menghubungkan dua low di antara puncak-puncak tersebut, memicu pembalikan tren turun. Triple top lebih jarang terjadi dibanding Double Top, tapi ketika muncul, sinyalnya jauh lebih andal karena tiga kali penolakan menandakan resistance sangat kuat dan pembeli sudah kehabisan tenaga.
Karakteristik yang Valid
Tiga puncak harus berada pada level harga yang hampir sama, dengan toleransi maksimal 2-3 persen perbedaan. Pola ini biasanya terbentuk di akhir Uptrend panjang dan memakan waktu beberapa minggu sampai bulan di timeframe H4 atau D1. Volume idealnya menurun dari puncak pertama ke ketiga, menandakan momentum bullish melemah secara bertahap. Semakin panjang durasi pembentukan pola, semakin signifikan gerakan turun yang mengikutinya setelah breakdown neckline.
Strategi Trading
Entry sell saat harga menembus neckline dengan candle close di bawahnya, atau tunggu retest ke neckline lalu entry di penolakan. Stop Loss sedikit di atas puncak ketiga, target minimal sama dengan jarak dari puncak ke neckline diproyeksikan ke bawah. Trader Indonesia sering memakai triple top di pair XAU/USD saat harga menguji level psikologis bulat seperti 2000 atau 2100 USD. Kombinasikan dengan RSI (Relative Strength Index) divergence bearish untuk filter tambahan yang meningkatkan probabilitas. Lihat Panduan Pemula.