Tweezer Bottom
Pola CandlestickPola 2 candle dengan low yang sama di dasar. Sinyal pembalikan naik.
Apa itu Tweezer Bottom?
Tweezer Bottom adalah kebalikan dari Tweezer Top dan merupakan pola candlestick-patterns pembalikan bullish dua candle atau lebih yang muncul di dasar Downtrend. Dua candle atau lebih memiliki low yang sama atau hampir sama, membentuk pola "jepitan" di dasar. Biasanya candle pertama adalah candle bearish yang melanjutkan tren turun, dan candle kedua adalah candle bullish yang mencoba menembus low yang sama tapi gagal dan memantul kembali ke atas.
Kapan Pola Ini Valid
Kegagalan berulang harga menembus level tertentu menandakan Support (Dukungan) kuat sedang teruji dan penjual kehabisan tenaga. Tweezer bottom paling bermakna saat low yang sama terjadi di level support horizontal yang sudah teruji, di level Fibonacci Retracement 61,8 persen dari gerakan sebelumnya, atau bertepatan dengan Divergence bullish pada RSI (Relative Strength Index). Semakin banyak konfluen sinyal, semakin tinggi probabilitas keberhasilan pembalikan.
Strategi Entry
Entry buy di pembukaan candle ketiga setelah tweezer bottom terbentuk, atau buy stop di atas high candle kedua untuk konfirmasi. Stop Loss sedikit di bawah low tweezer, target di Resistance (Hambatan) berikutnya dengan Risk-Reward Ratio (R:R) minimal 1:2. Paling andal di timeframe H4 dan D1 pada pair EUR/USD, GBP/USD, dan XAU/USD. Trader akun syariah dapat hold target multi-hari tanpa biaya Rollover. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Tweezer Top
Pola 2 candle dengan high yang sama di puncak. Sinyal pembalikan turun.
Double Bottom
Pembalikan naik bentuk W. Harga test support 2x tidak tembus.
Hammer (Palu)
Pola candlestick bullish reversal yang muncul di dasar downtrend. Ciri khas: body kecil di atas dan shadow bawah panjang minimal dua kali body.
Morning Star
Pola 3 candle pembalikan naik: candle turun panjang + candle kecil (gap turun) + candle naik panjang.