ForexVue

Hedging

Manajemen Risiko

Strategi membuka posisi berlawanan untuk mengurangi risiko dari pergerakan harga yang tidak menguntungkan. Cara "mengunci" kerugian sementara tanpa menutup posisi asli.

Apa itu Hedging?

Hedging adalah strategi manajemen risiko di mana trader membuka posisi berlawanan untuk mengurangi paparan terhadap pergerakan harga yang tidak menguntungkan. Contoh sederhana: Anda memiliki posisi Long (Beli) EUR/USD 1 lot di harga 1.0850, lalu khawatir akan ada penurunan jangka pendek karena rilis berita. Anda membuka posisi Short (Jual) EUR/USD 1 lot di harga saat ini, "mengunci" P&L sehingga tidak terpengaruh apapun pergerakan selanjutnya.

Jenis Hedging dalam Forex

(1) Direct hedging: posisi long dan short pada pair yang sama (tidak diizinkan di AS oleh aturan FIFO). (2) Cross-currency hedging: hedging dengan pair yang berkorelasi tinggi, misal long EUR/USD di-hedge dengan short GBP/USD. (3) Options hedging: pakai forex options untuk melindungi posisi spot. Trader Indonesia paling sering menggunakan direct hedging karena banyak broker BAPPEBTI dan internasional mengizinkannya.

Keterbatasan dan Biaya

Hedging tidak menghilangkan kerugian, hanya "membekukannya" pada level saat hedge dibuka. Anda tetap membayar Spread dua kali (saat membuka dua posisi) dan Swap (Biaya Overnight) pada kedua posisi setiap malam (kecuali pakai akun syariah swap-free). Strategi ini lebih cocok untuk trader berpengalaman yang ingin menunda keputusan exit, bukan untuk pemula yang sebaiknya cukup pakai Stop Loss sederhana. Lihat Forex untung?.