ForexVue

Historical Volatility (HV)

Manajemen Risiko

Mengukur volatilitas dari data harga masa lalu. Dihitung dari standar deviasi return harian.

Apa itu Historical Volatility?

Historical Volatility (HV), juga dikenal sebagai realized volatility atau statistical volatility, adalah ukuran kuantitatif dari fluktuasi harga aktual suatu aset selama periode waktu tertentu di masa lalu. HV dihitung secara matematis dari standar deviasi return harian (atau interval lain) selama periode yang diamati. Biasanya HV dinyatakan sebagai persentase tahunan (annualized) untuk memudahkan perbandingan antar aset. HV yang tinggi menandakan pasar yang volatil dengan pergerakan harga yang besar, sementara HV yang rendah menandakan pasar yang tenang dan stabil.

Cara Menghitung dan Menggunakan HV

Rumus dasar HV: (1) hitung return harian sebagai ln(Close hari ini / Close kemarin); (2) hitung standar deviasi dari return tersebut selama periode tertentu (biasanya 20 atau 30 hari); (3) annualize dengan mengalikan dengan akar kuadrat dari 252 (hari trading per tahun). Contoh: HV 20-hari EUR/USD sekitar 5-8 persen, sementara GBP/JPY bisa 10-15 persen. HV digunakan oleh trader untuk: (1) menyesuaikan Position Sizing; (2) menentukan jarak Stop Loss yang tepat; (3) memilih pair yang cocok dengan gaya trading mereka.

HV vs Implied Volatility

Historical Volatility berbeda dari Implied Volatility (IV) (IV). HV mengukur apa yang telah terjadi di masa lalu, sementara IV mengukur ekspektasi pasar tentang volatilitas masa depan yang diturunkan dari harga options. Perbandingan HV dan IV memberi insight penting: IV lebih tinggi dari HV menandakan pasar mengharapkan volatilitas akan meningkat, sementara IV lebih rendah menandakan ekspektasi pasar yang tenang. Trader Indonesia yang serius tentang manajemen risiko harus memantau HV secara rutin, gunakan Average True Range (ATR) sebagai proxy sederhana untuk HV. Lihat Panduan Pemula.